Blogger news

Kamis, 23 Mei 2013

Pengertian Kompresor


Fluida yaitu zat alir, terdiri dari dua jenis yaitu fluida cair dan fluida gas.

Kompresor yaitu pesawat/ mesin yang berfungsi untuk memampatkan atau menaikkan tekanan atau memindahkan fluida gas dari suatu tekanan statis rendah ke keadaan tekanan statis yang lebih tinggi.

Mekanisme Pneumatik yaitu suatu sistem pengoperasian dengan menggunakan tenaga pneumatik (fluida gas) dengan suatu silinder/ actuating silinder.

Kompresor adalah mesin untuk memampatkan udara atau gas. Kompresor udara biasanya mengisap udara dari
atmosfir. Namun ada pula yang mengisap udara atau gas yang bertekanan lebih tinggi dari tekanan atmosfir.
dikatakan kompresor bekerja sebagai penguat. Sebaliknya ada kompresor yang mengisap gas yang
bertekanan lebih rendah dari tekanan atmosfir. Dalam hal ini kompresor disebut pompa vakum.

Jenis-Jenis Kompresor
Kompresor terdapat dalam berbagai jenis dan model tergantung pada volume dan tekanannya.

Klasifikasi kompresor tergantung tekanannya adalah :
- kompresor (pemampat) dipakai untuk tekanan tinggi,
- blower (peniup) dipakai untuk tekanan agak rendah,
- fan (kipas) dipakai untuk tekanan sangat rendah.

Atas dasar cara pemampatannya, kompresor dibagi atas jenis :
- Jenis turbo (aliran)
Jenis ini menaikkan tekanan dan kecepatan gas dengan gaya sentrifugal yang ditimbulkan oleh
kipas (impeler) atau dengan gaya angkat yang ditimbulkan oleh sudu-sudu.
- Jenis perpindahan (displacement)
Jenis ini menaikkan tekanan dengan memperkecil atau memampatkan volume gas yang diisap
ke dalam silinder atau stator oleh sudu. Jenis perpindahan terdiri dari jenis putar (piston putar)
dan jenis bolak balik (torak).

Beberapa jenis kompresor tersebut antara lain adalah :
- Kompresor piston satu tahap
- Kompresor piston dua tahap bentuk V
- Kompresor piston dua tahap kerja ganda
- Kompresor Membran ( Diaphragma )
- Kompresor Sudu Geser
- Kompresor Sekrup
- Kompresor Roots – Blower
- Kompresor Aliran (Turbin)

Kompresor piston banyak dipakai karena cocok untuk bidang tekanan yang luas. Daerah tekanan
optimal untuk kompresor piston adalah:
- Satu tahap sampai 400 kPa (4 bar)
- Dua tahap sampai 1500 kPa (15 bar)
- Multi-tahap di atas 1500 kPa (15 bar)
Daerah tekanan yang mungkin dicapai, tidak selamanya ekonomis dalam pemakaian-nya adalah:
- Satu tahap sampai 1200 kPa (12 bar)
- Dua tahap sampai 3000 kPa (30 bar)
- Multi-tahap di atas 22000 kPa (220 bar)
3. Kriteria pemilihan kompresor
Karakteristik kompresor yang terpenting adalah :
- volume gas yang dikeluarkan dengan satuan m3/min atau l / min
- tekanan kerja dengan satuan bar.
Kriteria yang lain adalah :
- desain
- tenaga : tipe penggerak
- kapasitas penyimpanan
- pendinginan
- kondisi dan lingkungan instalasi.
- perawatan
- biaya

4. Instalasi Kompresor
Unit kompresor portabel hanya dibutuhkan jika digunakan untuk tujuan percobaan/ pemeliharaan.
Untuk pemakaian yang tetap, kompresor dipasang permanen lebih disukai. Kompresor dan alat
bantu harus selalu dipasang, tergantung instruksi pabrik pembuatnya.
 Biasanya untuk mendapatkan anti getaran dilakukan hal sebagai berikut :
- dipasang di tempat yang jauh,
- menggunakan fondasi terpisah.

Kecuali kompresor kecil, kompresor dipasang di ruang tersendiri. Pemeliharaan khusus yang harus dilakukan untuk menjaga agar kompresor mendapatkan dingin, kering dan bebas debu. Bila lokasi pengambilan udara bersih tidak tersedia, instalasi menggunakan filter yang dipasang pada ujung pipa pengambilan udara. Pipa dari filter ke kompresor harus dibuat besar. Langkah ini memungkinkan udara isap bersih disalurkan ke beberapa kompresor melalui kanal isap bersama. Kondisi udara isap yang bersih adalah salah satu faktor yang menentukan umur kompresor. Ukuran bervariasi tergantung kebutuhan udara peralatan pneumatik yang dihubungkan ke system dan harus ditambah kapasitas cadangan untuk keperluan peralatan pneumatik tambahan yang dihubungkan dalam waktu pendek serta 10-30 % untuk kebocoran-kebocoran yang terjadi. Kebutuhan udara dan ukuran pembangkit udara bertekanan merupakan kegiatan perencanaan yang sangat penting dan bukan perkara yang sederhana. Biaya yang tidak diperlukan dalam pembangkitan udara bertekanan dapat dihindari oleh perencanaan yang matang. Jika udara yang diperlukan besar, dapat memasang dua atau tiga kompresor lebih baik daripada satu unit kompresor. Kegagalan satu unit kompresor akan menghasilkan seluruh peralatan komponen pneumatik gagal beroperasi atau bekerja dalam waktu singkat karena kapasitas udara yang tersedia di dalam tangki hanya cukup bekerja dalam waktu beberapa menit. Pembangkit udara bertekanan yang berisi beberapa unit, sistem pneumatik beroperasi secara kontinyu, meskipun ada kegagalan satu mesin
Poskan Komentar

Blogger templates